Selasa, 17 Juli 2018

REVIEW PAPER "Uji Antagonis Jamur Rizosfer Isolat Lokal terhadap Phytophthora sp. yang Diisolasi dari Batang Langsat (Lansium domesticum Corr.)"



REVIEW PAPER
Nama : Kurnia Pratiwi  / 16.431.028
Judul
Uji Antagonis Jamur Rizosfer Isolat Lokal terhadap Phytophthora sp. yang Diisolasi dari Batang Langsat (Lansium domesticum Corr.)
Penulis
Fety, Siti Khotimah, Mukarlina
Tahun Terbit  Volume &  Halaman
2015  Vol. 4  Halaman  218-225

Penyebab
Serangan jamur patogen yang dapat menyebabkan penyakit tanaman. Penyakit Tanaman  yang dapat menurunkan kualitas dan kuantitas produksi tanaman langsat.
Tujuan Penelitian
Mengetahui Jenis-Jenis Jamur Yang Ditemukan Dari Rizosfer Tanaman Langsat (L.Domesticum) Dan Mengetahui Kemampuan Jamur-Jamur Tersebut Dalam Mengendalikan Jamur Phytophthora Sp.
Manfaat penelitian
Untuk menggurangi jenis – jenis jamur yang menyebabkan penyakit pada tanaman langsat.  

Metode
1.         Pengambilan Sampel

2.         Isolasi Jamur

3.         Identifikasi Jamur

4.         Uji Antagonis

5.         Analisis Data
Hasil
·            Koloni jamur rizosfer menunjukkan adanya diameter pertumbuhan yang berbeda antara masing-masing jamur. Hasil isolasi tanah rizosfer tanaman langsat ditemukan 8 jenis jamur yaitu Mucor sp.1 F1,Mucor sp.2 F2, Penicillium sp.1 F3, Penicillium sp.2 F4, Penicillium sp.3 F5, Penicillium sp.4 F6, T. harzianum F7 dan T. viride F8.
·            Keberadaan jamur tersebut dipengaruhi oleh factor lingkungan di habitat jamur, karena sifat jamur yang saprofit bergantung pada lingkungan dan bahan organik substrat. Faktor lingkungan yang mempengaruhi diantaranya keasaman tanah (pH), suhu tanah dan kelembaban tanah.
·            Keberadaan jamur-jamur yang diisolasi dari rizosfer tanaman langsat juga dapat disebabkan karena adanya eksudat akar berupa gula dan asamamino yang dihasilkan oleh tanaman langsat. Menjelaskan bahwa gula, asam amino dan asam organik berfungsi sebagai sumber energi dan makanan bagi jamur tanah.
·            Koloni jamur Mucor sp.2 F2 , Penicillium sp.2 F4, T. harzianum F7 dan T. viride F8 mencapai diameter pertumbuhan 90 mm pada hari ke-3.
·            Uji antagonis pada hari ke-7 menunjukkan persentase antagonis masing-masing jamur yaitu Mucor sp.1 F1 9,78%, Mucor sp.2 F2 61,45%, Penicillium sp.1 F3 30,19%, Penicillium sp.2 F4 59,64%, Penicillium sp.3 F5 29,18%, Penicillium sp.4 F6 28,45%, T. harzianum F7 68,93% dan T. viride F8 58,65%.
Kelebihan paper
1.    Dalam pengujian ini terdapat 5 tahapan metode penelitian yang jelas.
2.    Disajikan gambar yang jelas mengenai jamur jamur rizofer.
3.    Ditemukannya fakta mengenai jamur rizofer.
Kekurangan paper
1.    Pembahasan terlalu panjang sehingga pembaca mungkin saja tidak memahami secara detail mengenai isi paper



Tidak ada komentar:

Posting Komentar