ORASI ILMIAH
“Lulusan dan Dosen Berdaya Saing Global”
Oleh
:
Dr.Ir. Paristiyanti Nurwardani, M.P.
Pada tanggal 24 Mei 2018 di Graha Cendekia UNIPMA
Dr.Ir. Paristiyanti Nurwardani, M.P.
Pada tanggal 24 Mei 2018 di Graha Cendekia UNIPMA
Dr. Ir. Prastiyanti
Nurwardani, M.P menyampaikan orasi
ilmiah dengan topik yaitu “ Lulusan Dan Dosen Berdaya Saing Global”. Dengan membahas
tentang Visi dan Misi Kemenristekdikti yaitu : Terwujudnya
pendidikan tinggi yang bermutu serta kemampuan IPTEK dan inovasi untuk
mendukung daya saing bangsa. Dan Misi : Meningkatkan akses, relevansi dan mutu
Pendidikan Tinggi untuk menghasilkan SDM
yang berkualitas, Meningkatkan kemampuan IPTEK dan inovasi untuk menghasilkan
nilai tambah produk inovasi. Peningkatan kualitas pendidikan memerlukan
pemerataan pendidikan melalui pemanfaatan teknologi informasi seperti
pembelajaran digital di era Revolusi Industri. Yang
mana, lebih dari 55% organisasi menyatakan bahwa digital talent gol semakin
lebar. Dengan adanya hal tersebut maka Indonesia perlu meningkatkan kualitas
ketrampilan ketenaga kerjaaannya agar tidak kehilangan pekerjaan. Indonesia mengharapkan
generasi seperti yang tercantum pada UU No 12 Th 2012 pasal 35, yaitu generasi
yang secara aktif mampu mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan
spiritual keagamaan, pengendalian diri serta kepribadian. Dengan hal ini diharapkan
dapat menjadi wadah dialog antara sektor publik dan sektor swasta untuk
mendorong peningkatan akses dan kualitas pendidikan di Indonesia di era
Revolusi Industri. Selain itu pada UU
12/2012 SN DIKTI 44/2015 PIN-SML mempunyai standart mengenai
penguasaan pendidikan karakter (Sofft skils) dan peningkatan kualitas akademis dan
profesionalisme (Hard skils). Softskills tersebut bisa didukung dengan nilai moral dan berbudi luhur. Sedangkan hardskills bisa diwujudkan dalam bentuk kredibilitas di bidang ilmu pengetahuan.
penguasaan pendidikan karakter (Sofft skils) dan peningkatan kualitas akademis dan
profesionalisme (Hard skils). Softskills tersebut bisa didukung dengan nilai moral dan berbudi luhur. Sedangkan hardskills bisa diwujudkan dalam bentuk kredibilitas di bidang ilmu pengetahuan.
Pendekatan blanded lerning yaitu seorang dosen disamping
asisten(infrastruktur) dapat mengajar kelas besar atau seorang dosen dapat
mengajar,maka tokoh tertentu se perguruan tinggi atau prodi tertentu yang
kekurangan dosen. Dosen adalah kurikulum yang hidup karena selain harus bisa
mengajar mereka juga harus bisa mengajarkan tentang ahlak. Refocusing kurikulum
model digital SCL (Student Centered Learning) dan MEMO Multy Entry- Multy
Output mahasiswa diperbolehkan terminate sementara setelah menyelesaikan
beberapa modul, lalu bekerja dan dapat melanjutkan kembali modulnya setelah
bekerja) dengan modul digital terstandar, terintregrasi dengan sertifikasi
kompetensi dari organisasi profesi/ asosiasi program studi. Agar lulusaan bisa
kompetitif, kurikulum perlu orientasi baru sebab adanya Era Revolusi Indrusti
tidak hanya cukup Literasi Lama (membaca, menulis dan matematika) sebagai modal
dasar untuk berkiprah di masyarakat. Tetapi dengan 3 cara yaitu yang petama
literasi data dimana kemampuan untuk membaca, analisis dan menggunakan
informasi (Big Data) di dunia digital. Kedua dengan Literasi Teknologi yaitu
memahami cara kerja mesin aplikasi teknologi dan yang ketiga Literasi Manusia
yaitu dengan humanistic, komunikasi dan desain.
Nama :
Kurnia Pratiwi
NPM : 16431028
Tidak ada komentar:
Posting Komentar