Selasa, 17 Juli 2018

Lulusan dan Dosen Berdaya Saing Global”



ORASI ILMIAH
“Lulusan dan Dosen Berdaya Saing Global”
Oleh :
Dr.Ir. Paristiyanti Nurwardani, M.P.
Pada tanggal 24 Mei 2018 di Graha Cendekia UNIPMA
Dr. Ir. Prastiyanti Nurwardani, M.P  menyampaikan orasi ilmiah dengan topik yaitu “ Lulusan Dan Dosen Berdaya Saing Global”. Dengan membahas tentang Visi dan Misi Kemenristekdikti yaitu : Terwujudnya pendidikan tinggi yang bermutu serta kemampuan IPTEK dan inovasi untuk mendukung daya saing bangsa. Dan Misi : Meningkatkan akses, relevansi dan mutu Pendidikan Tinggi untuk menghasilkan  SDM yang berkualitas, Meningkatkan kemampuan IPTEK dan inovasi untuk menghasilkan nilai tambah produk inovasi. Peningkatan kualitas pendidikan memerlukan pemerataan pendidikan melalui pemanfaatan teknologi informasi seperti pembelajaran digital di era Revolusi Industri. Yang mana, lebih dari 55% organisasi menyatakan bahwa digital talent gol semakin lebar. Dengan adanya hal tersebut maka Indonesia perlu meningkatkan kualitas ketrampilan ketenaga kerjaaannya agar tidak kehilangan pekerjaan. Indonesia mengharapkan generasi seperti yang tercantum pada UU No 12 Th 2012 pasal 35, yaitu generasi yang secara aktif mampu mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri serta kepribadian. Dengan hal ini diharapkan dapat menjadi wadah dialog antara sektor publik dan sektor swasta untuk mendorong peningkatan akses dan kualitas pendidikan di Indonesia di era Revolusi Industri. Selain itu pada UU 12/2012 SN DIKTI 44/2015 PIN-SML mempunyai standart mengenai
penguasaan pendidikan karakter (Sofft skils) dan peningkatan kualitas akademis dan
profesionalisme (Hard skils). Softskills tersebut bisa didukung dengan nilai moral dan berbudi luhur. Sedangkan hardskills bisa diwujudkan dalam bentuk kredibilitas di bidang ilmu pengetahuan.
Pendekatan blanded lerning yaitu seorang dosen disamping asisten(infrastruktur) dapat mengajar kelas besar atau seorang dosen dapat mengajar,maka tokoh tertentu se perguruan tinggi atau prodi tertentu yang kekurangan dosen. Dosen adalah kurikulum yang hidup karena selain harus bisa mengajar mereka juga harus bisa mengajarkan tentang ahlak. Refocusing kurikulum model digital SCL (Student Centered Learning) dan MEMO Multy Entry- Multy Output mahasiswa diperbolehkan terminate sementara setelah menyelesaikan beberapa modul, lalu bekerja dan dapat melanjutkan kembali modulnya setelah bekerja) dengan modul digital terstandar, terintregrasi dengan sertifikasi kompetensi dari organisasi profesi/ asosiasi program studi. Agar lulusaan bisa kompetitif, kurikulum perlu orientasi baru sebab adanya Era Revolusi Indrusti tidak hanya cukup Literasi Lama (membaca, menulis dan matematika) sebagai modal dasar untuk berkiprah di masyarakat. Tetapi dengan 3 cara yaitu yang petama literasi data dimana kemampuan untuk membaca, analisis dan menggunakan informasi (Big Data) di dunia digital. Kedua dengan Literasi Teknologi yaitu memahami cara kerja mesin aplikasi teknologi dan yang ketiga Literasi Manusia yaitu dengan humanistic, komunikasi dan desain.



               Nama           : Kurnia Pratiwi
NPM            : 16431028

Tidak ada komentar:

Posting Komentar